Selasa, 20 Mei 2014

TARIF PAJAK

                               Tarif Pajak
Menurut Waluyo (2007; 12) Besarnya tarif pajak dapat dinyatakan dalam presentase. Dalam pajak penghasilan persentase tarifnya dapat dibedakan sebagai berikut :
1.      Tarif Marginal
Persentase tarif  ini berlaku untuk suatu kenaikan dasar pengenaan pajak. Sebagai contoh tariff Pajak Penghasilan tahun 2001 bagi Wajib Pajak Badan bahwa tariff marginal untuk setiap tambahan Pengahsilan Kena Pajak yang melebihi 0 sampai dengan Rp 50.000.000 sebesar 10% yang diikuti pula untuk setiap tambahan Pengahasilan Kena Pajak diatas Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 100.000.000 dengan tarif marginal 15% dan seterusnya.
2.      Tarif Efektif
Persentase tarif pajak yang efektif berlaku atau harus diterapkan atas dasar pengenaan pajak tertentu.
Sebagai contoh apabila Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp 100.000.000,00 Pajak Penghasilan terutang dihitung:
10% x Rp 50.000.000,00                     =          Rp  5.000.000,00
15% x Rp 50.000.00,00                       =          Rp  7.500.000,00
Total                                                                Rp 12.500.000,00

Total efektif                  =         

struktur  tarif yang berhubungan dengan pola presentase tarif pajak dikenal 4 (empat) macam tarif, yaitu:
3.      Tarif pajak proposional / sebanding 
Tariff pajak proposional yaitu tarif pajak berupa presentase teap terhadap jumlah berapapun yang menjadi dasar pengenaan pajak. Contoh dikenakan Pajak Pertambahan Nilai 10% atas penyerahan Barang Kena Pajak.
4.      Tarif pajak Progresif 
Tariff pajak progresif adalah tarif pajak yang persentasenya menjadi lebih besar apabila jumlah yang menjadi dasar pengenaannya semakin besar. Sebagai contoh, Tarif Pajak Pengahasilan yang berlaku di Indonesia untuk Wajib Pajak Badan yaitu:
§  Sampai dengan Rp. 50.000.000,00 tarifnya 10%
§  Diatas Rp 50.000.000,00 sampai dengan 100.000.000,00 tarifnya 15%
§  Diatas Rp 100.000.000,00 tarifnya 30%
Memerhatikan kenaikan tarifnya, tarif  progresif dapat dibagi menjadi:
a.       Tarif Progresif Progresif
Dalam hal ini kenaikan tarif persentase pajaknya semakin besar.
b.      Tarif Progresif Tetap
Kenaikan persentasenya tetap.
c.       Tarif Progresif Degresif
Kenaikan persentasenya semakin kecil. 
5.      Tarif Pajak Degresif
Tarif Pajak Degresif adalah presentase tarif pajak yang semakin menurun apabila jumlah yang yang menjadi dasar pengenaan pajak menjadi semakin besar.
6.      Tarif Pajak Tetap
Dalam tarif pajak tetap ini adalah tarif berupa jumlah yang sama tetap (sama besar) terhadap berapapun jumlah yang menjadi dasar pengenaanpajak. Oleh karena itu, besarnya pajak yang terutang tetap. Sebagaimana contoh Tarif Bea Materai.


Pengertian, Fungsi dan Jenis Pajak

                            2.1.1    Pengertian Pajak
Pajak memliki berbagai definisi, yang pada hakekatnya mempunyai pengertian yang sama. Beberapa pengertian pajak yang dikemukakan para ahli adalah sebagai berikut :
1.      Pengertian pajak menurut Prof. Edwin R. A. Seligman dalam buku Essay In Taxation yang diterbitkan di Amerika menyatakan: “ Tax is compulsory contribution from the person, to the government to depray the expenses incurred in the common interest of all, without reference to special benefit conferred.”  Dari definisi ini terlihat adanya kontribusi seseorang yang ditunjukan kepada Negara tanpa adanya menfaat yang ditunjukan kepada Negara tanpa adanya manfaat yang ditunjukan secara khusus pada seseorang. Memang demikian halnya bahwa bagaimanapun juga pajak itu ditunjukan manfaat kepada masyarakat.
2.      Pengertian pajak yang dikemukan oleh Prof. Dr. P.J.A  Adriani yang telah diterjemahkan oleh R. Santoso Brotodiharjo,  dalam buku “Pengantar Ilmu Hukum Pajak” (1992:2) menyatakan: “pajak adalah iuran kepada  Negara (yang dapat dipaksakan)yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan –peraturan, dengan tidak mendapat prestasi-kembali, yang langsung dapat ditunjuk, dan yang gunanya adalah untuk membiyai pengeluaran-pengeluaran umum berhubungan dengan tugas Negara yang menyelenggarakan pemerintahan.”
3.      Pengertian pajak menurut Dr. Soeparman Soemahamidjaja dari disertasinya yang berjudul Pajak Berdasarkan Azas Gotong Royong menyatakan pajak adalah iuran wajib berupa uang atau barang yang dipungut oleh penguasa berdasarkan norma-norma hukum, guna menutup biaya produksi barang-barang dan jasa-jasa kolektif dalam mencapai kesejahteraan umum.
4.      Pengertian menurut Mr. Dn. NJ. Feldmann dalam bukunya De Over Heidsmiddelen Van Indonesia (terjemahan) : “pajak adalah prestasi yang dipaksa sepihak oleh dan terutang kepada pengusaha (menurut norma-norma yang ditetapkan secara umum), tanpa adanya kontraprestasi, dan semata-mata digunakan untuk menutup pengeluaran-pengeluaran umum”.
5.      Pengertian pajak menurut Prof. Dr. MJH. Smeets dalam bukunya De Economiche Betekenis Belastingen (terjemahan) : “pajak adalah kepada pemerintah yang terutang melalui norma-norma umum dan yang dapat dipaksakan, tanpa adanya kontraprestasi yang dapat ditunjukan dalanm hal individual, dimaksudkan untuk membiayai pengeluaran pemerintah.
6.      Pengertian pajak menurut Leroy Beaulie, dalam bukunya bejudul Traite de Science des Finance (terjemahan) : “pajak merupakan kontribusi langsung maupun tidak langsung, yang pelaksanaannya dapat dipaksakan oleh kekuasaan publik baik terhadap masyarakat maupun atas barang untuk pembiayaan belanja Negara.”
7.      Prof. Dr. Rochmat Soemitro, dalam bukunya Dasar-dasar Hukum Pajak dan pajak pedapatan (1990:5) menyatakan : “ pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa imbal (kontraprestasi), yang langsung dapat ditunjukan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum”.
Dari pengertian-pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri yang melekat pada pengertia pajak, adalah:
1.      Pajak dipungut berdasarkan undang-undang serta aturan pelaksanaanya yang sifatnya dapat dipaksakan.
2.      Dalam pembayaran pajak tidak dapat ditunjukan adanya kontraprestasi individual oleh pemerintah.
3.      Pajak dipungut oleh Negara baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
4.      Pajak diperuntukan bagi pengeluaran-pengeluaran pemerintah, yang bila dari pemasukannya masih terdapat surplus, dipergunakan untuk membiayai public investment.
5.      Pajak dapat pula mempunyai tujuan selain budgeteir, yaitu mengatur.

                            2.1.2    Fungsi  pajak
Menurut Waluyo dalam buku “ Perpajakan Indonesia” (2007;6) ada dua fungsi pajak, yaitu:
1.      Fungsi Penerimaan (Budgeteir)
Pajak berfungsi sebagai sumber dana yang diperuntukan bagi  pembiyaan pengeluaran-pengeluaran pemerintah. Sebagai conroh yaitu dimasukkannya pajak dalam APBN sebagai penerimaan dalam negri.



2.      Fungsi Mengatur (Reguler)

Pajak berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan dibidang social dan ekonomi. Sebagai contoh yaitu dikenakannya pajak yang lebih tiggi terhadap minuman keras, dapat ditekan. Demikian pula terhadap barang mewah.

                            2.1.3    Jenis-jenis Pajak

Menurut Waluyo dalam buku “Perpajakan Indonesia” (2007:12) pajak dapat dikelompokan kedalam kelompok, yaitu:

1.      Menurut golongan
a.       Pajak langsung adalah pajak yang pembebannya tidak dapat dilimpahkan pihak lain, tetapi harus menjadi beban langsung Wajib Pajak yang bersangkutan. Sebagai contoh Pajak Penghasilan.
b.      Pajak tidak langsung adalah pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan ke pihak lain. Sebagai contoh Pajak Pertambahan Nilai.

2.      Menurut Sifat
a.       Pajak subjektif adalah pajak yang berpangkal atau erdasarkan pada subjeknya yang selanjutnya dicari syarat objektif, dalam arti memerhatikan keadaan dari Wajib Pajak. Sebagai contoh Pajak Penghasilan.
b.      Pajak objektif adalah pajak yang berpangkal atau berdasarkan pada objeknya, tanpa memerhatikan keadaan diri Wajib Pajak. Sebagai contoh Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

3.      Menurut Pemungut dan Pengelolanya
a.       Pajak pusat adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk membiayai rumah tangga Negara. Contohnya adalah Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Materai.
b.      Pajak daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah. Contoh : Pajak Reklame, Pajak Hiburan.


TUGAS SOFTSKILL MATERI BULAN-3 PERTEMUAN KE-3

Passive Voice

Exercise : 35

1.       Somebody calls the president everyday
The President is called by somebody
2.       John is calling the other members
The members are being called by Jhon
3.       Somebody will call Mr. Waston tonight
Mr. Watson will  be called by somebody tonight
4.       The fire has caused considerable damage
The considerable damage has been caused by the fire
5.       The teacher should by the supplies for this class
The supplies should be bought for this class by the teacher.


Causative Verbs

Exercise 36  Page 135
1.       The teacher make Jan leave the room
2.       Toshiko had her car repaired by a mechanic
3.       Ellen got Marvin to type her paper
4.       I made jane call her friend on the phone
5.       We got our house painted last week
6.       Dr . Byrd is having the students write a composition
7.       The policeman made the suspect lie on the ground
8.       Mark got his transcript sent to the university
9.       Maria is getting her hair cut tomorrow
10.   We will have to get the Dean to sign this from
11.   The teacher let Al leave the classroom
12.   Maria got Ed to wash the pipettes
13.   She always has her car fixed by the same mechanic
14.   Gene got his book published by a subsidy publisher

15.   We have to help Janet to find keys 


Artikel 

Active / Passive Verb Forms
Sentences can be active or passive. Therefore, tenses also have "active forms" and "passive forms." You must learn to recognize the difference to successfully speak English.
Active Form
In active sentences, the thing doing the action is the subject of the sentence and the thing receiving the action is the object. Most sentences are active.
[Thing doing action] + [verb] + [thing receiving action]
Examples:

My boss made the decision yesterday.
Doug coordinated the meeting in Paul’s absence.
We proposed the change last week.
The computer just crashed.

Passive Form
In passive sentences, the thing receiving the action is the subject of the sentence and the thing doing the action is optionally included near the end of the sentence. You can use the passive form if you think that the thing receiving the action is more important or should be emphasized. You can also use the passive form if you do not know who is doing the action or if you do not want to mention who is doing the action.
[Thing receiving action] + [be] + [past participle of verb] + [by] + [thing doing action]

Examples:

The decision was made by my boss yesterday.
The meeting was coordinated by Doug in Paul’s absence.
The change was proposed (by us) last week.

Active / Passive Overview

Active
Passive
Simple Present
Once a week, Tom cleans the house.
Once a week, the house is cleaned by Tom.
Present Continuous
Right now, Sarah is writing the letter.
Right now, the letter is being written by Sarah.
Simple Past
Sam repaired the car.
The car was repaired by Sam.
Past Continuous
The salesman was helping the customer when the thief came into the store.
The customer was being helped by the salesman when the thief came into the store.
Present Perfect
Many tourists have visited that castle.
That castle has been visited by many tourists.
Present Perfect Continuous
Recently, John has been doing the work.
Recently, the work has been being done by John.
Past Perfect
George had repaired many cars before he received his mechanic's license.
Many cars had been repaired by George before he received his mechanic's license.
Past Perfect Continuous
Chef Jones had been preparing the restaurant's fantastic dinners for two years before he moved to Paris.
The restaurant's fantastic dinners had been being prepared by Chef Jones for two years before he moved to Paris.
Simple Future
will
Someone will finish the work by 5:00 PM.
The work will be finished by 5:00 PM.
Simple Future
be going to 
Sally is going to make a beautiful dinner tonight.
A beautiful dinner is going to be made by Sally tonight.
Future Continuous
will
At 8:00 PM tonight, John will be washing the dishes.
At 8:00 PM tonight, the dishes will be being washed by John.
Future Continuous
be going to
At 8:00 PM tonight, John is going to be washing the dishes.
At 8:00 PM tonight, the dishes are going to be being washed by John.
Future Perfect
will
They will have completed the project before the deadline.
The project will have been completed before the deadline.
Future Perfect
be going to
They are going to have completed the project before the deadline.
The project is going to have been completed before the deadline.
Future Perfect Continuous
will
The famous artist will have been painting the mural for over six months by the time it is finished.
The mural will have been being painted by the famous artist for over six months by the time it is finished.
Future Perfect Continuous
be going to
The famous artist is going to have been painting the mural for over six months by the time it is finished.
The mural is going to have been being painted by the famous artist for over six months by the time it is finished.
Used to
Jerry used to pay the bills.
The bills used to be paid by Jerry.
Would Always
My mother would always make the pies.
The pies would always be made by my mother.
Future in the Past
Would
I knew John would finish the work by 5:00 PM.
I knew the work would be finished by 5:00 PM.
Future in the Past
Was Going to
I thought Sally was going to make a beautiful dinner tonight.
I thought a beautiful dinner was going to be made by Sally tonight.


Kamis, 08 Mei 2014

Teknologi Komputer

A. Sekilas tentang teknologi komputer:
Komputer berasal dari bahasa latin computare yang berarti menghitung. Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan informasi, maka diperlukan sistem komputer yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware

B. Penggolongan Komputer

1. Berdasarkan data yang diolah
a). Komputer Digital
Komputer ini digunakan untuk mengolah data dalam bentuk angka atau huruf. Jenis komputer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik. Contohnya PC yang banyak digunakan orang. Keunggulan komputer digital adalah tingkat ketepatan yang lebih tinggi dari komputer analog, dapat menyimpan data, melakukan operasi logika, data yang tersimpan terkoneksi, output yang dihasilkan dapat berupa angka, huruf, grafik atau gambar.

b). Komputer Analog
Digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan (continous) bukan berupa data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus listrik, temperatir, kecepatan, tekanan dan lain-lain. Output komputer ini biasanya berupa peraturan atau pengendalian sebuah mesin. Komputer jenis ini biasa digunakan untuk pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung. Kelebihannya ada pada kecepatan dalam menerima data dalam besaran fisik dan lansung megolah data tersebut tanpa harus melalui proses konversi.

c). Komputer Hybrid
Merupakan kombinasi antara komputer analog dan komputer digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan komputer yang lebih cepat dari komputer digital dan lebih tepat dari komputer analog

2. Berdasarkan penggunaan
a). Komputer untuk tujuan umum (General Purpose Computer)
Merupakan jenis komputer yang dirancang dan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah. Dapat digunaka untuk meyelesaikan berbagai macam program dan permasalahan yang berbeda seperti pengolahan kata, grafis, permainan, multimedia dan lain-lain.

b). Komputer dengan tujuan khusus (Special purpose computer)
Jenis komputer yang dirancang untuk tujuan-tujuan pemakaian pada masalah khusus dan biasanya hanya berupa satu masalah saja. Jenis kompuer ini banyak dikembangkan untuk pengendalian otomatis pada proses industri, untuk tujuan militer, navigasi di kapal selam dan pesawat, untuk bidang diagnosis kedokteran dll

3. Berdasarkan kapasitas dan ukuran
a). Komputer mikro
Adalah personal computer yang umumnya single user, namun telah banyak PC yang dilengkapi dengan periferal card untuk koneksi jaringan dan internet.
b). Komputer mini
Biasa digunakan paa perusahaan-perusahaan skala menengah sebagai server. Contohnya adalah IBM, DEC, Hewlett Packard dan Data General.

c). Komputer mainframe
Merupakan jenis komputer yang digunakan pada perusahaan skala besar untuk menangani pemrosesan data dengan volume sangat besar. Perusahaan komputer yang telah menjadi pemain utama kelaskomputer ini adalah IBM, Fujitsu, dan Unisys.
d). Kompter super
Jenis komputer yang memiliki kecepatan proses paling cepat. Bisa digunakan untuk menangai aplikasi yang melibatkan perhitungan yang kompleks, misal untuk peramalan cuaca dan perancangan roket. Jenis komputer super yang terkenal adalah Cray dan IBM ASCI White.



4. Berdasarkan Generasi
a. Komputer generasi pertama (1946 - 1959)
Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah pecah, dan mudah menyalurkan panas. mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts.
b. Komputer generasi kedua (1959 - 1964)
Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas 3 lapis, yaitu: “basic”, “collector” dan “emmiter”. 

c. Komputer generasi ketiga (1964 - 1970)
Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga.
d. Komputer generasi keempat (1970 - sekarang)
Microprocessor merupakan chiri khas komputer generasi keempat yang merupakan pemadatan ribuan IC ke dalam sebuah Chip.


C. Komponen Perangkat Keras
1. Input device, adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data. Contohnya keyboard, mouse, scanner, digital camera dan lain-lain
2. Output device, adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebaga hasil pengolahan data. Contoh printer, monitor
3. I/O ports, untuk menerima atau mengirim data keluar sistem. Contoh USB, HDMI
4. Central Processing Unit (CPU), otak komputer dan memiliki tiga bagian fungsi operasional yaitu internal memory atau main memori berfungsi untuk menyimpan data dan program, Aritmatical Logical Unit (ALU) untuk melaksanakan berbagai macam perhitungan dan Control Unit untuk mengatur seluruh operasi komputer
5. Memori, terbagi menjadi dua yaitu memori berupa Random Access Memory yang berfungsi untuk meyimpa program yang kita olah untuk sementara waktu dan Read Only Memory yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali digunakan.
6. Data Bus, yaitu jalur perpindahan data antara modul dalam sistem komputer
7. Address Bus, untuk menandakan lokasi sumber atau tujuan pada proses transfer data
8. Control Bus, untuk mengontrol penggunaan serta akses ke data bus dan address bus

D. Peralatan masukan
Peralatan masukan berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar system ke dalam suatu memori dan prosesor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
1.keyboard
Keyboard merupakan peralatan input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
2.mouse
Mouse adalah salah satu input device yang berfungsi untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard.
3.microphone
Microphone berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer dan untuk berbicara saat sedang chatting.
4.webcam
Berfungsi untuk mengambil gambar/video untuk ditransfer ke internet.
5.Scanner
Scanner digunakan untuk menyalin/mengambil gambar file dari luar komputer yang hasilnya akan ditampilkan di komputer.

Peralatan pemrosesan (process device)
Peralatan proses merupakan unit proses utama dan terpenting dalam komputer yang mengendalikan seluruh proses pengolahan data mulai dari membaca data dari peralatan input, mengolah atau memproses sampai pada mengeluarkan informasi ke peralatan Output. Peralatan pemroses dalam komputer adalah CPU (Central Processing Unit)
1. motherboard
Motherboard merupakan salah satu perangkat dalam komputer yang digunakan sebagai tempat untuk memasang atau meletakan beberapa peralatan lain seperti: Processor, memory, kabel-kabel data (penghubung) hardisk, Flopy disk, Card (kartu) sepeti: VGA Card, NIC (kartu jaringan) dan lain sebagainya.
2.processor
Processor yaitu sebuah Chip yang merupakan otak pemroses dan pusat pengendali berbagai perangkat lain sehingga komputer dapat bekerja satu dengan lainya.
3.RAM
RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak atau random.

E. Peralatan keluaran (output device)
Peralatan keluaran yaitu peralatan yang berfungsi untuk menampilkan data, instruksi dan informasi dalam bentuk teks dan grafik atau gambar.
1.monitor
Monitor berfungsi untuk menampilkan data, instruksi dan informasi dalam bentuk teks dan grafik atau gambar di layar monitor.
2.speaker
Speaker memiliki fungsi untuk menghasilkan atau mengeluarkan efek suara dari komputer.
3.printer
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.

Backing storage (unit penyimpanan)
Merupakan penyimpan semua informasi non aktif di dalam komputer, penyimpanan ini dibedakan atas serial acces contohnya tape drive dan direct acces contohnya disk magnetic (hardisk), floppy disk (disket), CD/DVD ROM dan sebagainya.

Periferal (unit tambahan )
1.modem
2.kartu suara(soundcard)

F. Klasifikasi Perangkat Lunak

1. Perangkat Lunak Sistem
Terbagi menjadi tiga , yaitu:
a). Bahasa Pemrograman
Perangkat lunak bahasa yaitu program yang digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan aturan atau prosedur tertentu, agar diterima oleh komputer.
Ada 3 level bahasa pemrograman, yaitu :
1. Bahasa mesin
            Bahasa ini disebut juga bahasa mesin (assembler), dimana pengkodean bahasanya menggunakan kode angka 0 dan 1.
2. Bahasa tingkat rendah (low level language)
            Bahasa ini termasuk dalam bahasa pemrograman yang mudah dipelajari oleh pengguna komputer karena menggunakan bahasa Inggris. Contohnya : BASIC, COBOL, PASCAL, FORTRAN.
3. Bahasa tingkat tinggi (high level language) / 4 GL
            Bahasa pemrograman 4 GL (Fourth Generation Language) merupakan bahasa yang berorientasi   pada objek yang disebut Object Oriented Programming (OOP). Contoh software ini adalah : Visual Basic, Delphi, Visual C++

b). Sistem Operasi
Sistem Operasi yaitu program yang berfungsi untuk mengendalikan sistem kerja yang mendasar sehingga mengatur kerja media input, output, tabel pengkodean, memori, penjadwalan prosesor, dan lain-lain. Sistem operasi berfungsi sebagai penghubung antara manusia dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan.
Adapun fungsi utama sistem operasi adalah :
1.      Menyimpan program dan aksesnya
2.      Membagi tugas di dalam CPU
3.      Mengalokasikan tugas-tugas penting
4.      Merekam sumber-sumber data
5.      Mengatur memori sistem termasuk penyimpanan, menghapus dan mendapatkan data
6.      Memeriksa kesalahan sistem
7.      Multitugas pada OS/2″, Windows ’95″, Windows ’98″, Windows NT”, /2000/XP
8.      Memelihara keamanan sistem,   khusus pada jaringan yang membutuhkan kata sandi (password) dan penggunaan ID
Contoh Sistem Operasi, misalnya : Disk operating System (DOS), Microsoft Windows, Linux, dan Unix.

c). Utility
Perangkat Lunak merupakan perangkat lunak yang berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, misalnya memformat disket, mengopi data, mengkompres file, dan lain-lain.
Contoh software ini diantaranya :
1.      Norton Utility
2.      Winzip
3.      Norton Ghost
4.      Antivirus

2. Perangkat Lunak Aplikasi
Program Aplikasi adalah  perangkat lunak yang dirancang khusus untuk kebutuhan tertentu, misalnya program  pengolah kata, mengelola lembar kerja, program presentasi, design grafis, dan lain-lain.
misalnya Microsoft Office (word, excel, powerpoint, access), DEA, SPSS dll