Selasa, 03 Juli 2012

editor vi Pada LINUX

editor vi di kembangkan oleh University of California.

Fungsi dari editor vi ini adalah:

  • menyalin dan memindahkan teks
  • membaca dan menulis file 
  • mencari teks 
sifat dari editor vi antara lain

  • berorientasi layar
  • dapat dipakai disemua jenis terminal
  • editor standar UNIX dan LINUX 
  • penulisan nama file 14 karakter
Modus Editnya terdiri dari :

  • APPEND 
  • INSERT
  • OPEN

Rabu, 27 Juni 2012

ALMANAC VOC

Almanac atau kalender jaman VOC tahun 1780, foto ini diambil di Museum Bank Indonesia .

MANFAAT BANK SYARIAH


  • Mendorong stabilitas sistem keuangan 
  • Penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
  • pengentasan kemiskinan 
  • mendorong stabilitas sosial dan kelestarian alam dan likungan. 
  • mencengan kerugian moneter dan fiskal bagi ekonomi 
  • menumbuh kembangakan usaha-usaha baru (sebagai sumber pajak baru)
  • menekan pengeluaran subsidi rakyat miskin dan mendorong kapasitas pembiayaan pebangunan
  • menekan biaya sosial baik ditingkat masyarakat dan lingkungan alam. 


MUSEUM SENI RUPA DAN KERAMIK


Museum Seni Rupa dan Keramik merupakan salah satu museum yamg menempati bangunan bersejarah kawasan kota tua Jakarta. Museum yang diresmikan pada tahun 1870 ini awalnya dipergunakan sebagai Lembaga Peradilan Tinggi Belanda atau Raad van Justitie, kemudian pada masa pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan Indonesia dijadikan sebagai asrama militer.

Pada tahun 1968 s.d.1975 bangunan yang digunakan kantor Dinas dan Museum dan Sejarah DKI Jakarta, kemudian pada tanggal 20 August 1976 diresmikan sebagai Balai Seni Rupa oleh Presiden Suharto. Pada sayap kiri kana bagian depan digunakan sebagai Museum Keramik yang diresmikan oleh gubernur Ali Sadikin pada tanggal 7 Juni 1997. Kemudian pada tahun 1990 Balai Seni rupa dan Museum Keramik digabung menjadi Museum Seni rupa dan keramik.

Koleksi yang paling penting bagi perkembangan seni rupa Indonesia adalah lukisan lukisan Pengantin Revolusi karya Hendra Gunawan, Bupati Cianjur karya R. Saleh, Menyusui karya Dullah, Seko karya S. Sudjojono dan Potret Diri karya Affandi. Museum ini memiliki koleksi patung yang bercirikan klasik tradisional dari Bali, totem kayu yang magis dan simbolis karya IWayan Tjokot dan keluarga besarnya. Totem dan patung  kayu karya seniman modern a.I.G. Sidharta, Oesman effendi.

Sementara koleksi kramiknya ada sekitar 8000 koleksi yang terdiri dari keramik local dan keramik asing. 


Selasa, 26 Juni 2012

MUSEUM WAYANG


Jalan-jalan ke kota tua kayanya ngga kumplit kalau ngga ngunjungin museum-museumnya. Salah satu museum yang ada disana adalah Museum Wayang Indonesia. Berikut adalah sejarah singkatnya tentang Museum Wayang Indonesia:
Gedung yang artistic di jalan PIntu Besar Utara No.27 Jakarta Barat ini di bangun pada tahun 1912, sebelumnya adalah tanah gereja yang di bangun pada tahun 1640 dengan nama De Oude Holandsche Kerk . Pada tahun 1732 diperbaiki dan namanya diganti menjadi de Nieuw Holadsche. Bangunan gereja ini pernah hacur total akibat gempa bumi . Genootshap Van Kunsten en Wetwnschappen yaitu lembaga yang menangani pengetahuan dan kebudayaan Indonesia membeli bangunan ini. Oleh lembaga itu gedung tersebut diserahkan kepada Stiching Oud Batavia dan pada tanggal 22 Desember 1939 dijadikan museum dengan nama Oude Bataviasche Museum. Pada tahun 1957 gedung ini di serahka kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia dan pada tanggal 17 September 1962 diberikan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI yang selanjutnya di serahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 23 Juni 1968 untuk dijadikan Museum Wayang yang diresmikan oleh mantan Gurbenur Jakarta bapak H. Ali Sadikinpada tanggal 13 Agustus 1975dan sejak 16 September 2003 mendapat peluasan bangunannya hibah dari bapak H. Probosutejo.


MACET


Bicara soal Jakarta, ya berarti bicara menegenai macet. Walau sebenarnya masih banyak sih yang bisa dibahas  tentang Jakarta. Tapi kayanya topic yang satu ini pas banget buat dibahas.

Macet itu bisa bikin kita telat sekolah, ngampus, ngantor, arisan dan kegiatan lainnya. Yah alhasil macet adalah alsan klasik yang digunakan oleh warga Jakarta kalau dateng telat. Walau sebenarnya alasan ketelatan mereka bukan hanya karna macet semata.

Pasti pada bertanya-tanya apa sih yang bikin macet? Dimana-mana macet, ngga disana ngga di sini, semua nya macet. Bahkan di jalan yang lebarnya cuma 2 meter aja bisa macet. Parah ngga tuh??

Kalau menurut saya sih, hal yang bikin macet Jakarta itu adalah karna banyaknya orang-orang yang berada di daerah luar  Jakarta, tapi punya aktivitas di Jakarta. Kaya orang dari Depok yang kerja  di Jakarata, orang Bogor yang kuliah di Jakarta ataupun orang Bekasi yang jualan di Jakarta. Ditambah lagi mereka datang ke kawasan Jakarta dengan menggunaan kendaraan pribadi. Alhasil jalanan jadi padet deh. Kendaraan pribadi warga Jakarta aja udah bikin macet banget, apa lagi di tambah sama kendaraan pribadi dari warga daerah luar  Jakarta. Tapi kalau mau naik kendaraan umum pun juga gitu, banyak tidakan kriminal dimana-mana. Semua jadi serbasalah.

Faktor lain  yang juga  bikin macet Jakarta itu adalah banyak pedagang kaki lima yang jualan di jalan-jalan atau di trotoar-trotoar. Itu kan sebenarnya sangat menganggu para pengguna jalan. Padahal kan udah ada peraturan Pemerintah yang melarang untuk ngga jualan di pinggir jalan kaya gitu, tapi kenapa masih dilanggar ya?. Tapi para pedagang ini juga ngga bisa disalahin sepenuhnya sih, karena  yang bikin macet itu bukan pedangangnya aja, tapi juga para pembelinya. Contohnya aja mobil-mobil yang berenti sembarangan di pinggir jalan buat beli buah. Nah, sebenernya ini lah yang bikin macet.
 Masih banyak faktor lain penyebab macetnya Jakarta. Gimana cara mengatasinya? Ngga Cuma Pemerintah yang harus mikirin gimana cara mengatasinya, tapi masyarakatnya juga harus ikut berpartisipasi. 




Rabu, 20 Juni 2012

MONALISA


Lukisan Monalisa yang juga dikenal sebagai La Gioconda di Italia dan La Joconde di Perancis diyakini banyak kalangan dilukis oleh Leonardo da Vinci pada era Renaisans yaitu tepatnya di tahun 1503. Sementara subyek lukisannya menurut sejumlah sejarawan adalah seorang wanita asal kota Florence, Italia yang bernama Lisa del Giocondo atau Lisa Gherardini, isteri dari seorang pengusaha sutera kaya, Francesco del Giocondo.

Leonardo da Vinci mengerjakan lukisan potret ini hingga tahun 1506 dan sayangnya ia tidak meninggalkan catatan apapun dalam karya legendaris tersebut hingga akhir hayat pada tahun 1519. Namun hal inilah yang membuat Monalisa menjadi masyhur karena para sejarawan mengajukan beragam teori tentang lukisan ini baik berupa motif pribadi da Vinci dalam melukis, subyek lukisan, kapan lukisan dibuat, siapa pemilik sah lukisan dan tentu saja: makna senyum si Monalisa. 

Lukisan Monalisa menggambarkan potret setengah badan seorang wanita usia pertengahan 20an yang berpose di sebuah teras gedung. Berbeda dengan sejumlah model lukisan potret pada masa itu yang umumnya berpose tegak lurus dan kaku, model lukisan ini terlihat santai menyilangkan tangannya di pegangan kursi sambil mengembangkan senyum tipis yang sangat misterius. Lukisan ini menjadi khas juga karena sang model lukisan tidak memakai perhiasan apapun di tubuhnya dan bahkan tidak mempunyai alis mata! 

Namun sebenarnya lukisan Monalisa tidak terlalu terkenal hingga pertengahan era 1800an ketika para seniman aliran Simbolik memuji Monalisa sebagai simbol kemisteriusan wanita. Sejak saat itu Monalisa menjadi inspirasi berbagai macam puisi, lagu dan drama. Semakin terkenal lagi ketika lukisan ini dicuri pada tahun 1911 dan untungnya dua tahun kemudian diketemukan.